Siswi Berprestasi

More »

Muharram Ceria

More »

Pancasila Sakti

More »

 

MTs Negeri 1 Bojonegoro Berikan Bantuan Air Bersih

Bantuan air bersih sebagai wujud pembelajaran kompetensi sosial siswa

Kekeringan yang melanda sebagian warga Bojonegoro menggugah jiwa sosial dari Keluarga besar MTs Negeri 1 Bojonegoro. Senin (24/9/2018) di Dukuh Kedungrejo Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Keluarga besar MTs Negeri 1 Bojonegoro mengadakan bakti sosial dalam bentuk pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang dilanda kekeringan.

Kegiatan ini didukung oleh keluarga besar MTs Negeri 1 Bojonegoro yaitu guru, karyawan, siswa, dan komite. Pelaksanaan distribusi air bersih ini berkoordinasi dengan kepala desa Ngumpakdalem dan Babinsa desa setempat. Antrian ratusan jerigen warga sudah mulai dari pagi dan warga tetap sabar menanti kedatangan 2 tangki air bersih yang sudah disiapkan untuk melayani kebutuhan warga. Pujianto selaku perangkat desa dan Tjatur selaku Babinsa desa Ngumpakdalem mengkondisikan warga untuk antri pembagian air bersih tersebut. Dua tangki dengan kapasitas masing-masing 4000 liter datang di lokasi pembagian pada pukul 09.45, wargapun segera menyiapkan jerigennya masing-masing.

Warga sangat berterima kasih kepada keluarga besar MTs Negeri 1 Bojonegoro yang telah melakukan pendistribusian air bersih tersebut. “Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat karena warga ini memang sangat membutuhkan suplai air bersih, sumber mata air sudah tidak mengeluarkan air lagi, pipa PDAM pun juga tidak mengeluarkan air” ujar Pujianto. Warga setempat juga menuturkan bahwa kekeringan ini sudah berjalan berbulan-bulan, kami harus berjalan sejauh 3 Km untuk membeli air bersih untuk keperluan rumah tangga kami. Masyarakat dukuh kedungrejo juga mengharapkan perhatian dari pemerintah agar disaat musim kemarau ini lebih sering diadakan pendistribusian air bersih agar bisa sedikit meringankan beban hidup warga.

Sementara itu Zainul Abidin selaku Waka Humas MTs N 1 Bojonegoro sekaligus koordinator pendistribusian air bersih ini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran siswa agar mempunyai jiw sosial, mempunyai kepedulian terhadap sesama yang sedang dilanda kekeringan. “Dalam kurikulum 2013 mengamanatkan agar guru menanamkan jiwa sosial yang tertuang dalam kompetensi inti kedua. Bakti sosial ini merupakan bentuk nyata dari pembelajaran kompetensi sosial” ujar Zainul.  (je)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>